Cek 5 Manfaat Daun Basil Untuk Kesehatanmu

manfaat daun basil

Manfaat daun basil untuk kesehatanmu sangat menarik untuk diulas loh. Karena di Indonesia sendiri daun ini sudah banyak penggunaannya, baik itu sebagai lalapan ataupun penyedap sebuah masakan. Sehingga penggunaannya sebagai tanaman obat harus kita pahami secara benar.

Ekstrak dari daun basil mempunyai beberapa sifat yang akan memberikan efek baik pada kesehatan. Diantaranya ada sifat anti-jamur, kemudian antibakteri, lalu ada anti-oksidan, dan anti-peradangan. Hal tersebut karena ada banyak vitamin dan mineral di dalamnya yang bisa aktif dan memberikan efek tersebut. Vitamin dan mineral yang banyak terkandung pada daun basil meliputi Folat, kemudian Kalsium, ada Zat Besi, Vitamin A, ada Vitamin B dan C, Vitamin K, Magnesium, dan masih banyak lagi.

Dari kandungan tersebut membuat manfaat daun basil amat beragam. Nah pada kesempatan kali ini kita akan mencoba mengulas berbagai manfaat daun basil utamanya bagi kesehatanmu. Agar kamu di rumah semakin semangat mengkonsumsinya dalam keseharianmu.

 

Beragam Manfaat Daun Basil yang Wajib Kamu Tau

 

Tahukah kamu menkonsumsi daun basil secara rutin dan dengan kadar tertentu mampu menghambat berbagai penyakit loh. Karena memang nutrisi di dalam daun basil sendiri sangat banyak, sehingga tak heran apabila manfaat daun basil yang bisa dirasakan oleh tubuh juga beragam.

 

  • Sebagai Pengobatan Alami Bagi Jerawat

Manfaat daun basil yang pertama ialah bisa membuat peradangan pada kulit akibat jerawat mereda. Hal ini karena daun basil jika kita ekstrak maka akan mengeluarkan sifatnya yang sebagai anti-radang, kemudian anti-bakteri dan vitamin A. Yang kesemuanya bisa membuat regenerasi kulit berjalan lebih baik dan bisa membuat jerawat kering lebih cepat.

 

  • Sebagai Obat Disaat Lelah dan Stres

Taukah kamu bahwa daun basil merupakan kelompok tanaman mint yang banyak sekali guna dan manfaatnya bagi kesehatanmu. Sehingga bisa mengeluarkan aroma yang menenangkan bagi sebagian orang. Melalui aroma tersebut tubuh bisa menjadi lebih rileks dan lebih bertenaga. Kamu bisa mencampurnya dengan berbagai aroma lain diantaranya peppermint dan juga lavender agar bisa berfungsi sebagai aromaterapi yang memberikan efek baik bagi tubuh.

 

  • Sebagai Asupan Baik Bagi Daya Kembang Otakmu

Mengkonsumsi daun basil secara rutin dan cukup menurut riset juga mampu membuat memori otak berfungsi lebih baik dan juga memperbagus tingkat konsentrasi seseorang. Selain itu daun basil yang kamu jadikan lalapan tersebut juga bisa memperbaiki gerak tubuh pada apsien stroke loh. Sehingga ada baiknya memang kamu memasukkan daun basil sebagai lalapan atau ingredient wajib saat membuat menu makanan.

 

  • Sebagai Pengendali Kadar Gula Darah Alami

Selanjutnya manfaat daun basil lainnya adalah bisa mengendalikan tingkatan kadar gula darah pada tubuh seseorang. Gula darah yang meningkat bisa mengakibatkan berbagai penyakit fatal yang harus kita waspadai. Sehingga mengkonsumsi daun basil dan berbagai sayuran lainnya adalah solusi tepat untuk menjaga gula darah tetap dalam tingkatan yang normal.

 

  • Sebagai Solusi pada Tubuh yang Nyeri atau Radang

Pada daun basil kamu juga akan menemukan anti-radang. Dimana saat kamu mengekstrak atau mempunyai minyak essensial yang berbahan basil akan bisa mengobati radang pada tubuh. Karena apabila radang kita biarkan, maka bisa menjadi penyakit radang kronis. Diantaranya kanker, kemudian diabetes tipe 2 dan sebagainya.

 

Selain itu ketika kamu merasakan sakit gigi, maka kamu juga bisa mengkonsumsi daun basil sebagai solusi untuk mengurangi nyerinya. Tidak hanya sakit gigi, melainkan sakit kepala dan juga radang sendi bisa kamu redakan dengan konsumsi daun basil ini. Ingin menemukan banyak manfaat bahan alami temukan di hermihidayati.com

Sebenarnya masih banyak lagi manfaat daun basil apabila kamu bisa rutin mengkonsumsinya. Kamu bisa mengkombinasikan daun basil dan berbagai lalapan atau ingredient lain yang pas untuk masakan yang sedang kamu buat.

Ini Kata Dokter Tentang Berat Badan Ideal Ibu Hamil, Simak Yuk!

berat badan ideal ibu hamil

Kebanyakan orang ketika hamil, sering beranggapan bahwa makanan yang dimakan harus cukup untuk dua orang, yakni ibu dan calon jabang bayi dalam rahim. Namun sebenarnya, anggapan ini sangatlah salah. Dengan konsep seperti itu, malah bisa membuat ibu mengalami berbagai masalah kesehatan, seperti obesitas atau kelebihan berat badan. Lalu berapa sih bolehnya berat badan ideal ibu hamil naik? Yuk, cari tahu dari artikel berikut ini!

 

Seorang ahli yang sudah berpengalaman dalam pengobatan keluarga, Alexandra Stockwell, mengatakan jika berat badan ideal ibu hamil ditentukan dari ukuran dan bentuk tubuh sebelum hamil. Menurutnya, wanita yang sedang hamil perlu menaikkan berat badan 2 sampai 4 pon (0,9-1,81 kilogram) pada trimester pertama, kemudian setengah kilogram setiap minggunya. Sehingga pada akhir masa kehamilan, biasanya ibu hamil akan mengalami kenaikan berat badan total sekitar 25 sampai 35 pon (11,33 sampai 15,87 kilogram).

 

Pengukuran berat badan ideal untuk ibu hamil didasarkan pada Indeks Massa Tubuh (BMI) ibu sebelum hamil. Jika perempuan yang sebelum hamil kekurangan berat badan, maka dianjurkan untuk menaikkan berat badan sebesar 11,33 – 18,14 kg. Sedangkan untuk wanita yang mengalami obesitas sebelum hamil, diharapkan kenaikan berat badannya tidak lebih dari 11,33 kg. Berbeda halnya jika anak yang dikandung adalah kembar, maka Anda perlu menaikkan berat badan sekitar 16,8 – 24,5 kg.

 

Acuan Ukuran Berat Badan Bumil di Tiap Trimester

Trimester Pertama Atau Awal

Pada masa awal kehamilan, biasanya dokter akan menganjurkan untuk menaikkan berat badan sebesar 1 sampai 2 kilogram. Berat ini dibutuhkan untuk peningkatan simpanan lemak, rahim dan plasenta sebagai tempat untuk bayi bertumbuh besar.

 

Trimester Kedua

 

Mulai trimester kedua hingga waktu melahirkan, diharapkan ibu hamil dapat menaikkan berat badannya kurang lebih setengah kilogram setiap minggunya. Sejalan dengan hal ini, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS juga mengatakan jika dasar penambahan berat setengah kilogram setiap minggunya karena ibu hamil harus meningkatkan asupan kalori sekitar 340 kalori per hari. Dengan catatan, wanita tersebut memiliki indeks massa tubuh yang normal sebelum kehamilan. Oleh karena itu, sebaiknya anda rajin berkonsultasi dengan dokter kandungan terkait kalori tambahan yang tepat untuk anda.

 

Trimester Ketiga

 

Memasuki trimester ketiga atau masa akhir kehamilan, dokter AS menganjurkan untuk menambahkan 110 kalori ke dalam makanan Anda biasanya. Menurutnya, jika biasanya wanita normal mengkonsumsi 1.800 kalori per hari pada trimester pertama dan kedua, maka pada trimester ketiga wanita tersebut harus mengkonsumsi 2.400 kalori per hari. Hal ini dikarenakan, pada periode ini ibu harus mendapatkan cukup kalori dan nutrisi untuk perkembangan dan pertumbuhan bayi. Jika tidak, kekurangan nutrisi untuk pertumbuhan bayi  bisa jadi diambil dari sang ibu yang dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan sang ibu sehingga memperbesar resiko kelahiran prematur.

 

Pastikan kenaikan berat badan berada dalam taraf normal sesuai perhitungan, agar kandungan tetap aman dan normal. Perhatikan juga asupan gizi dan nutrisi yang anda makan. Sebaiknya kurangi mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung gula dan karbohidrat selama masa kehamilan untuk menghindari penambahan berat badan secara cepat dan meningkatnya resiko diabetes gestasional. Jangan lupa untuk memeriksakan kandungan anda secara rutin ke dokter.